Latest News

Featured
Featured

Gallery

Video

Games

Recent Posts

Monday, February 22, 2021

KETIKA ANGKA TOGEL DI STEL.


*KETIKA ANGKA TOGEL DI STEL*

Pemprov DKI mengeluarkan angka dampak banjir dari thn 2002 sampai 2021. Dapat di tebak tujuannya agar kelihatan era Anis banjir dapat di kendalikan dan yg terdampak menyusut jauh. Namun lucunya ngarang angkanya kurang cermat shg kelihatan seperti angka keramat tapi tak bermanfaat.

Lihat angka 2015, 2020 curah hujannya naik RW yg  digenangi air turun, nggak kira² dari 702 RW menjadi hanya 390 RW. 

Dan konyolnya data majalah Tempo 2015, RW yg tergenang hanya 53 di 12 kelurahan, jadi angka banjir pun di Mark up. Ini kelakuan, karena realnya RW tergenang 2015 adalah 53, thn 2020, 390 ini yg bener.

Begitu juta luas are yg tergenang dari 281km² menjadi 156km².

Yang lebih ekstrim thn 2021, curah hujan katanya turun padahal kita tau seluruh Indonesia sedang diguyur hujan deras, indikatornya banjir besar dimana². Lha Jakarta yg sdg jd kolam Koi terbesar didunia curah hujannya dikatakan turun dari 377 ke 226. 

Lagi² mereka membuat pembualan murahan, mau seolah² ngomong pakai data, tapi makin nyata songongnya. RW yg tergenang ditengah banjir merata turun dari 390 ke 113 RW dan wilayah tergenang turun secara drastis dari 281 ke 156 dan 2021 hanya tinggal 4 km².

Tujuan semua itu hanya mereka mau mengatakan bhw Anis lebih baik dari Jokowi dan Ahok mengurus Jakarta. Kecoak juga tau kalau Anis itu seujung kuku kaki Ahok pun tak ada bisanya mengurus Jakarta.

Yang membuat kita geleng kepala, orang se Balai Kota, DPRD semua seolah disirap Anis gak bisa apa², manut semua. Ini akibat  mulut mereka di sumpal duit APBD yg gak kira².

Hiburan sebagian warga bisa menikmati gulai ikan Koi, kalau yg asli bisa ratusan juga harganya. 

Berengsek Gubernurnya, nikmati gulai Koi nya. Tapi Tuhan tetap tidak suka.
Iyyas Subiakto

Sunday, February 21, 2021

[Raja Bonar] AA Gym Jadi Bego Belain Anies Soal Banjir Jakarta, Mengeritik Orang Populis Tidak Bisa Digunakan Fasal UU.

*Catat: Video ini tidak ada intrupsi iklan,tdk tersimpan di hp Anda*
*AA Gym Jadi Bego Belain Anies Soal Banjir Jakarta,* 
*Mengeritik Orang Populis Tidak Bisa Digunakan Fasal UU.*
*Kami selalu menyuarakan pikiran Rakyat*

[Akhmad S] Gubernur Seiman Tapi Amburadul

*Catat: Video ini tidak ada intrupsi iklan,dan tdk memenuhi bandwiht di hp Anda*
*Gubernur Seiman Tapi Amburadul*
*Kami selalu menyuarakan pikiran Rakyat*

Wednesday, February 17, 2021

DIA MAU PECAH BELAH BANGSA


*DIA MAU PECAH BELAH BANGSA*

*Akademisi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando angkat bicara soal heboh kasus pelaporan* GAR ITB terhadap Din Syamsuddin. Laporan terhadap Din Syamsuddin yang notabene eks Ketua Umum PP Muhammadiyah itu belakangan disinyalir karena isu soal radikal.

*Menurut dia, kabar itu sebenarnya salah*. Sebab GAR ITB sejauh ini tak pernah menyematkan istilah radikal pada Din, yang merupakan anggota Majelis Wali Amanat ITB. Akan tetapi, menurut dia, penting untuk menilai apakah Din layak dikategorikan radikal atau tidak.

*“Karena ini berdampak serius dalam proses perang dalam melawan kaum Islamis radikal* di Indonesia,” katanya dikutip Cokro TV, Selasa 16 Februari 2021.

*Kata Ade, belakangan memang dia melihat banyak pihak yang bersimpati padanya.* Namun Ade menilai, itu karena banyak pihak yang tak mengikuti jejak Din beberapa tahun terakhir. Dulu, kata dia, Din memang merupakan tokoh muslim moderat yang acap menjembatani antar umat beragama.

*“Namun kebencian Din pada pemerintah saat ini membuatnya membabi buta.* Dia bukan lagi kritis ke pemerintah, tapi sudah pada tahap menyebar kebencian dan berusaha memecah belah bangsa,” katanya.

*Dia lantas mencontohkan pada 5 Oktober 2020 lalu, Din menyebar surat kepada publik* seolah ditujukan kepada Presiden Jokowi. Surat itu di dalamnya berisi menyebarkan tuduhan bahwa ada teror terhadap lambang simbol, dan pemuka Islam. Dia menuduh ada rentetan tindak kekerasan penganiayaan, hingga pembunuhan ulama, imam, dai, tokoh agama.

*“Din juga mengancam jika dibiarkan tidak mustahil ulama akan kehilangan sabar* untuk menegakkan hukum dengan cara sendiri. Kalau itu bicara pakai fakta, kita tentu akan mendukung Din. Tapi masalahnya dia cuma asal bicara,” katanya.

*Soal radikal,Din Syamsuddin pantas dibela?*

*Lebih jauh, Ade kemudian menganggap jika kebohongan macam itu akan bisa menumbuhkan* *perpecahan bangsa.*
*Kekacauan pikiran Din,kata Ade,juga terlihat dalam beberapa peristiwa serius lainya.* “Pada 2019, Din berkomentar pedas terhadap MK yang menolak gugatan kubu Prabowo untuk membatalkan hasil pilpres 2019.”
“Ketika itu Din tiba-tiba menyatakan ada ketidakjujuran dan ketidakadilan dalam proses pengadilan di MK yang memutus sengketa Pilpres. Banyak fakta dan dalil hukum yang didalami katanya,” kata dia.

*Di saat pandemi,Din juga dianggap serampangan mengkritik konser amal secara virtual* yang digelar BPIP dalam rangka pengumpulan amal dana untuk membantu korban corona. Menurut dia konser itu adalah bukti bahwa pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat.

*“Ini cacat pikir yang jelas.* Bagaimana mungkin acara pengumpulan dana digambarkan sebagai kegembiraan di atas penderitaan rakyat.”

*“Begitu juga di sebuah opening speech, sebuah webinar tentang pemakzulan presiden,* Din dengan sembarangan menyatakan bahwa menurut teori politik Islam, pemerintah Indonesia adalah pemerintah diktator, sehingga sudah memenuhi syarat untuk dimakzulkan,” kata dia lagi.

*Tak cuma itu,Din juga mengatakan masyarakat tak boleh segan melawan pemerintah* yang melanggar konstitusi. Di lain kesempatan, dia juga menuduh presiden Jokowi telah memberikan ruang gerak berkembangnya komunisme tumbuh tanpa melakuan apapun juga.

*“Itu rekam jejak Din Syamsuddin*, apa yang dilakukan GAR ITB sejalan dan masuk akal, untuk menghabisi kaum radikal. Karena dia *Din Syamsuddin bukan sekadar kritis,tapi memprovokasi*, dan *memecah belah bangsa, wajar KASN kemudian menindaknya*,” kata dia lagi.

Rendra Saputra - Hops.ID16/02/2021 13:03
Ade Armando dalam saluran Youtube CokroTV. Foto: Youtube/CokroTV

Emas Murni Tidak Tersembunyi, Pendapat Paling Netral Adalah Pendapat Orang Yang Bersuara Tanpa Bayaran,Bersuara Dengan Sukarela.

*Emas Murni Tidak Bersembunyi,* 
*Pendapat Paling Netral Adalah Pendapat Orang* 
*Yang Bersuara Tanpa Bayaran,*
*Bersuara Dengan Sukarela.*
*Dengarkanlah Omongan Yang Berbicara Tanpa Dibayar Oleh Siapapun,Kecuali Mau* *Menyampaikan Kebenaran Kepada Orang Banyak ( Rakyat )* 

*BUZZER NKRI ADALAH PAHLAWAN DI DUNIA MAYA*

*Pendengung atau yang populer disebut BUZZER di era internet* ini menjadi suatu profesi yang layak diperhitungkan. Disamping memiliki bakat tersendiri, juga harus mempunyai kecerdasan yang harus bisa menganalisa permasalahan sehubungan dengan tugasnya itu.

*Buzzer adalah bagian dari NETIZEN,* netizen yang menjadi buzzer untuk tujuan tertentu, untuk bekerja mencari duit atau sekedar menyalurkan hobbynya, hanya bersenang-senang tanpa mengharap imbalan.

Seperti OJEG daring awalnya, juga satu profesi yang cukup mengancam ojeg offline.

Tapi apa daya keadaan membutuhkan ojeg daring tersebut, sebab link yang dipunyai sanggup menembus banyak kebutuhan-kebutuhan walau ke pelosok dimana hal tersebut akan sulit bisa dilakukan oleh OJEG OFFLINE.

*Pun demikian dengan Buzzer sesungguhnya juga satu profesi baru* yang akan*SANGAT BAGUS* jika pengelolaannya tidak disalah gunakan untuk kepentingan yang menyesatkan.

Seperti kita tahu hampir semua MARKETPLACE punya buzzer yang bertugas memberikan satu informasi publik yang menguntungkan costumernya saat hendak belanja.

*Bahkan profesi buzzernya marketplace bekerja 24 jam setiap harinya* dengan jadwal yang ditentukan.

*Tapi pekerjaan mereka dikelola dengan baik, profesional, menguntungkan banyak pihak* dengan memberikan segala informasi yang menguntungkan costumernya.

Andai semua marketplace yang ada di Indonesia jika buzzernya gak professional maka pasti akan tidak bertahan juga.

*Intinya apapun profesinya hasilkanlah yang positip bukan MUDARAT* untuk kepentingan banyak orang.

Dalam kancah politik di Indonesia ujaran kebencian atau HOAX berujung fitnah dalam berbagai isu di medsos itu gencar disebarkan oleh pihak-pihak tertentu, saat ini yang mencuat yang berseberangan dengan pemerintah.

*Celakanya cara mengkritisi pemerintah TIDAK SEHAT, cenderung membully dengan narasi jahat,* *bukannya konstruktif dengan solusi cerdas.*

*Jika tidak dilawan, maka pelan tapi pasti bangsa ini akan mengalami kerusakan,* karena kebohongan yang disebarkan gencar berulang-ulang pada akhirnya akan diterima sebagai kebenaran dan ini semua yang harus dilawan, maka muncullah BUZZER NKRI.

*Provokasi, mengadu domba, dan memecah belah itulah yang dilawan.* Memprovokasi, mengadu domba dan memecah belah dengan membakar suku dan agama itu sangat berbahaya dan bisa menjadi kerusuhan berdarah, negara bisa terpecah belah dan itu semua yang dilawan *BUZZER-BUZZER* *NKRI itu.*

*Politik busuk identitas/sara, para penjual agama, demo-demo bayaran pesanan politik berjubah* *agama, itulah yang dihadapi para BUZZER NKRI dengan kesadaran sendiri ataupun berkelompok.*

Ketika mereka semua (oknum) menjadikan agama untuk membodohi demi tujuan politik haus kekuasaan mereka, tidak peduli semua cara haram mereka lakukan, yang penting mendapatkan kekuasaan. 

*Agama dijadikan kendaraan politik busuk,ini jelas sangat berbahaya dan ini semua yang harus* *dilawan BUZZER NKRI itu.*

*Radikalisme, intoleransi dan terorisme,itu semua yang dilawan*. Para politikus hitam/partai busuk pendukung pembela ormas-ormas radikal, mendukung intoleransi, *itu semua yang dilawan para* *BUZZER NKRI*. 

Secara tidak langsung para *BUZZER NKRI itu menjaga Pancasila dan merawat Bhinneka Tunggal Ika*, dengan melawan kelompok-kelompok teroris seperti HTI, FPI, JAD, JI, dll, yang mana mereka hendak mengganti ideologi negara Pancasila dengan khilafah, hendak mendirikan negara khilafah/agama. 

*Militansi para BUZZER NKRI dalam melawan mereka di medsos patut DIACUNGI JEMPOL*, karena mereka sadar, TERORIS DUNIA MAYA ini sangat berbahaya, jika dibiarkan negara kita bisa hancur seperti Suriah dan ini semua yang harus DILAWAN.

*Sudah 6 tahun lebih Presiden Jokowi diserang hebat dengan ujaran kebencian*, hoax dan fitnah, para *BUZZER NKRI ini menghormati Presidennya*, menyayanginya, maka dari itulah secara militan melawan semua ujaran kebencian, hoax dan fitnah yang setiap hari gencar menyerang Presiden SAH negaranya.

*Berbagai cara mereka lakukan hendak menjatuhkan Presiden Jokowi*, demi kedengkian, kebencian dan haus kekuasaan mereka, jika dibiarkan mereka yang jahat ini akan menang, akan berkuasa dan ini *semua yang harus dilawan BUZZER-BUZZER NKRI.*

Dan kini *ribuan BUZZER NKRI di berbagai medsos bangga menjadi buzzer,* ikhlas menjadi relawan dan tidak pernah meminta bayaran, malah mereka sendiri yang keluar uang, belum lagi akan diserang dengan alasan UU ITE dan dituduh penistaan agama. 

*PARA BUZZER NKRI tetap setia menyebarkan kebaikan dan melawan kejahatan medsos*, melawan ujaran kebencian, hoax, fitnah, provokasi, adu domba, pemecah belah, tukang jual agama, koruptor, politikus2/partai2busuk, ormas2/orang2 radikal, radikalisme, intoleransi  terorisme dan politik identitas/sara.

*Tidak salah kalau OGO menyebut para BUZZER NKRI itu sebagai PAHLAWAN DUNIA MAYA* dalam *membela bangsa dan negaranya.* (TP)
#OGO  #BuzzerNKRI  #GibranWalikotaSolo
*Kami selalu menyuarakan pikiran Rakyat*

Tuesday, February 16, 2021

[Iyyas Subiakto] KETIKA JK AMNESIA LAGI.



*KETIKA JK AMNESIA LAGI.*
Viral statement JK kala ia bertanya bagaiamana caranya mengkritik tanpa di tangkap polisi. Dia lupa membedakan antara keritikan dan makian, antara keritikan dan bullyan, antara keritikan dan fitnah, atau jangan² diapun sudah lupa membedakan antara Tuhan dan Setan, makanya cenderung selalu kesurupan.

Masih panas di kepala kita saat JK begitu bangganya menyambut imam besarnya sang tukang obat pulang. JK bilang Rizieq pemimpin kharismatik, hadirnya Rizieq yg dielu²kan saat pulang karena ada kekosongan kepemimpinan nasional, apa itu keritik, itu fitnah boss. Wong jelas presiden masih di istana, dan baru saja JK keluar dari istana utk yg kedua kalinya, kok bisa2²nya dia bilang kekosongan pemimpin, mana ada negara boleh kekosongan pemimpin.

Andaipun arti kekosongan itu diartikan bhw Jokowi tak pantas memimpin Indonesia, harusnya mata hatinya terbuka bhw Jokowi terpilih dua kali oleh pemilu, bukan dgn jalan kudeta seperti yg pernah di rencanakan kelompok yg kalah perang.

JK adalah pengusaha, politikus Golkar yg dibesarkan sejak masa orba sehingga DNA nya tak bersih² amat atas budaya nepotisme, mumpungisme, sinisme, pasilitasisme, dan se abrek isme. 

Kembali kepada keritik, kenapa Jokowi bilang mengkeritiklah yg apik jgn asal bunyi, karena keritik yg baik pasti ada bobotnya utk dijadikan korektif. Lha inikan gak pernah diterima selama Jokowi memimpin, yg ada hanya fitnah, cemooh, cibiran pinggir jalan, dari mulai rakyat gak makan aspal sampai ngapain buat jalan di Papua, JK lupa idenya apa selama jadi wapres, atau dia lupa harga BBM di Papua 10x lebih mahal dari Jawa, atau karena sibuk karena waktu itu hanya mikirin jualan semen Bosowa ke Papua.

Kondisi saat ini dgn kemajuan teknologi, jangan asal mangab karena rekam jejak kita sangat mudah di cari, jadi belajarlah menjadi orang yg bijak bukan asal njeplak.

Kita tak perlu sungkan menunjuk hidung bekas pejabat yg akhlaknya korengan. Kita tanya apa beban moral JK terhadap Anis yg merusak Jakarta, apa beban moralnya atas banyaknya pembangunan yg mangkrak jaman SBY dan dia sbg wapres. Jadi tak usah berlagak mengurus Indonesia kalau rekam jejaknya saja pernah merusak Indonesia. 

Sinisme JK kepada Jokowi itu karena dia merasa tak bisa apa², tapi wong memang sejatinya dia gak bisa apa², kalau bisa dia sudah jadi presiden, bukan preseden, 11-12 sama yg cuma bisa nyinden, kalah jauh dari Via Valen.

Jadi mari kita balas keritik JK, tapi jangan bawa 50 pengacara ya. Keritik saya satu saja, JK terlalu banyak bicara yg tak bijak, kedepan sebaiknya gak usah banyak bicara, karena selain bobotnya gak ada, juga gak ada gunanya. Dah itu sajah !

Iyyas Subiakto

Monday, February 15, 2021

[Aoki Vera] Tensi Tinggi ‼ Bongkar Abdul Somad ‼

_*Catat: Video ini tidak ada intrupsi iklan,tdk tersimpan di hp Anda*_
 *Tensi Tinggi ‼* 
*Bongkar Abdul Somad ‼*
*Kami selalu menyuarakan pikiran Rakyat*

[Denny S] Bang Denny Benaran ❓ Bongkar Kaitan DP 500 JT "Netizen Kaget"

*Catat: Video ini tidak ada intrupsi iklan,tdk tersimpan di hp Anda*
*Bang Denny Benaran ❓* 
*Bongkar Kaitan DP 500 JT "Netizen Kaget"*
*Melawan Lupa*
*Kami selalu menyuarakan pikiran Rakyat*

Friday, February 12, 2021

[Ninoy Karundeng] MUNARMAN DAN PEMBIAYAAN TERORISME DARI KARYAWAN BUMN KE FPI DAN HTI


 *MUNARMAN DAN PEMBIAYAAN TERORISME 
DARI KARYAWAN BUMN KE FPI DAN HTI*
*Munarman makin terjepit. Aliran dana FPI dari dalam dan luar negeri membuat ngeri.* Paparan PPATK terkait dana terorisme yang dikumpulkan oleh FPI makin melebar. Tugas Densus 88 dan Polri untuk menelisik ke sektor sumbangan dari karyawan BUMN dan PTN di Indonesia.

*Publik ingat pegawai Krakatau Steel di Cilegon ditangkap Densus 88.*Tiga ditangkap di Banten dan satu ditangkap di Jawa Tengah. Mereka anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Banten dan Jawa Tengah. JAD adalah jaringan I*IS, sama dengan yang menjadi naungan Munarman dan 100 orang yang dibaiat oleh Munarman.

Dari 100-an anggota I*IS dari organisasi teroris FPI tersebut, Polri tengah menelusuri aliran dana dari FPI dan HTI. Keterlibatan Munarman dalam kejahatan terkait kekerasan sudah dimulai ketika dia menjadi mastermind, otak pelaku pembunuhan di Cikeusik.

*Petualangan akar terorisme Munarman dimulai ketika dia jadi Panglima Komando Laskar Islam.* Kerusuhan Cikeusik dan Temanggung dipicu oleh provokasi ormas radikal intoleran Forum Umat Islam pimpinan Munarman. Dia sangat kuat, SBY pun dibuat tidak berkutik pada 2011.

*Munarman menantang, dia ancam akan menggulingkan SBY jika berani dia membubarkan FPI.*SBY bersimpuh di ketiak Munarman, dan SBY membesarkan ormas teroris FPI sejak saat itu. Hadiah diberikan berupa Markaz Syariah pencurian tanah di PTPN VIII Megamendung.

*Munarman memang kuat karena didukung dana besar. Buktinya transfer dana* yang terekam Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dari dalam dan luar negeri makin besar sejak 2011 sampai dengan 2020. Kekuatan yang tak ada banding. Dan, dana itu sedang ditelusuri termasuk ke 100-an teroris I*IS anggota FPI yang dibaiat di Makassar.

*Mau bukti besaran dana teroris FPI? Dana sumbangan dari para karyawan BUMN,* ASN dan luar negeri sungguh mencengangkan. Kekuatan dana ini yang membuat FPI mendapat dukungan para preman untuk bergabung.

*Pun para teroris anggota JAD dan I*IS perlu ormas pelindung sebagai kamuflase kegiatan terorisme* mereka. FPI tempat paling nyaman bagi mereka. Karena menggunakan isu agama sebagai alat untuk menutupi aksi intoleransi, radikalisme, dan terorisme mereka. Dan, di situ ada pentolannya: Munarman!

Bukti kekuatan dana teroris tersebut, Muhammad Rizieq Shihab (MRS) FPI mencanangkan membangun masjid besar berbiaya ratusan miliar di Megamendung, sepulang dari pelarian di Mekah. Lahan yang diserobot milik BUMN PTP VIII yang terpapar kadrun, radikalisme, terorisme, karena kongkalikong dengan FPI. Maka, sampai kini Erick Thohir dan PTPN VIII tidak mampu menarik kembali lahan yang diserobot FPI. 

Bahwa BUMN terindikasi radikal itu nyata. Pengajian dan khotbah Jum’at yang diisi oleh kaum radikal telah membuahkan hasil. Proses cuci otak telah dilewati selama puluhan tahun. Radikal. Khilafah. Jadi teroris.

*Kekuatan kaum radikal di BUMN tak terbayangkan*. Pilpres 2019 menggambarkan betapa BUMN dan ASN tidak mendukung pemerintah. BUMN dan ASN telah dijadikan surga untuk pengembangan ideologi yang melawan Pancasila.

*Tak kurang dari 70% mereka terindikasi terpapar radikalisme*. Hal ini bisa dengan mudah dilihat ketika BUMN mengundang Bakhtiar Nasir, Felix Siauw, Tengku Zul, Somad, dan para pembicara lain yang narasi ajarannya provokatif.

*Kini ketika PPATK menelusuri rekening teroris FPI, semuanya semakin tampak.* Banyak pihak lari tunggang-langgang meninggalkan FPI. Mereka menyelamatkan diri. Maka sejak MRS dicokok, KAMI, Fadli Zon, Cikeas mengalihkan isu kudeta Demokrat, Din Syamsuddin, Hidayat Nuw Wahid tiarap. 

*Chaplin dan bahkan Anies Baswedan pendukung FPI pun tiarap.* Mereka paham bukti keterlibatan Munarman dalam I*IS tidak terbantahkan. Termasuk pengakuan dari 100 anggota I*IS dan FPI di Makassar yang dibaiat di depan Munarman.

Bukti transfer dana FPI untuk gerakan terorisme semakin kuat. Sumber dana dari para ASN dan pegawai BUMN yang mengalir ke FPI sungguh sangat menyesakkan Indonesia. Namun, seluruh bukti foto, video MRS mengajak mendukung I*IS itu akan menyeret Munarman sebagai pentolan FPI dan I*IS di Indonesia. Munarman ditangkap hanya soal waktu. 
(Penulis: Ninoy Karundeng).

Thursday, February 11, 2021

[Ninoy Karundeng] JOKOWI TAHU KEKUATAN MUNARMAN FPI-I*IS YANG TAK DIKETAHUI PUBLIK


*JOKOWI TAHU KEKUATAN MUNARMAN FPI-I*IS YANG TAK DIKETAHUI PUBLIK*
*Jokowi sejak lama telah memetakan kekuatan FPI, pasca pembubaran HTI.*

*Kekuatan FPI sejatinya bukan pada pion tukang obat Muhammad Rizieq Shihab (MRS)* yang juga pendukung I*IS tetapi ada pada Munarman, selain Sobri Lubis.

*Bagi Jokowi, untuk menghancurkan FPI, setelah HTI harus dilakukan structural changes* di dalam tubuh organisasi penegak hukum: pemotongan generasi, setelah sukses masa Tito Karnavian. Kini ada pada Listyo Sigit Prabowo. Dan, dukungan masyarakat yang dipimpin Nikita Mirzani. Momentum yang disebut Now or never untuk menghancurkan FPI.

*Bahkan MRS dengan bukti aliran dana PPATK, dengan penggalangan dana dari luar negeri*, untuk mendukung kegiatan kampanye penghancuran Indonesia, pendongkelan pemerintahan sah Jokowi-Ma’ruf. MRS dapat dipastikan akan menikmati dinginnya dinding penjara lebih lama.

*Proxy pendukung lainnya ada pada pentolan MUI seperti Tengku Zulkarnaen dan gerakan 212* dan HTI yang meski berbeda platform ideologi berbeda, namun bersatu melawan pemerintah. Ujungnya adalah men Suriah kan Indonesia. MUI selalu berada pada posisi mencari arah angin, termasuk ketika menjungkalkan Ahok.

*Sampai saat ini Jokowi paham betul Munarman tetap tidak bisa ditangkap.*

*Pasalnya adalah Munarman bukan hanya pentolan organisasi teroris FPI, dia adalah anggota proxy* tertinggi I*IS di Indonesia yang terkait dengan organisasi teroris seperti JAD dan organisasi teroris Majelis Mujahidin Indonesia Timur. Kekuatan Munarman ini berakar lama. Sejak 2008.

*Sepak terjang paling kentara dimulai ketika Munarman jadi Panglima Komando Laskar Islam.*

*Kerusuhan Cikeusik dan pentolan ormas radikal intoleran Forum Umat Islam ada dalam komando* Munarman. Saking kuatnya Munarman, bahkan SBY pun dibuat tidak berkutik.

*Munarman mengancam akan menggulingkan SBY jika berani membubarkan FPI.* SBY mencium kaki Munarman dan semakin membesarkan ormas teroris FPI sejak saat itu.

*Buktinya adalah transfer dana yang terekam Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)* dalam dan luar negeri makin besar sejak 2011 sampai dengan 2020. Kekuatan yang tak ada banding.

*Bahkan begitu Muhammad Rizieq Shihab (MRS) mendarat di Jakarta, FPI mencanangkan* membangun masjid besar bernilai miliaran di Megamendung. Lahan yang diserobot kongkalikong dengan BUMN PTP VIII yang terpapar kadrun. Sampai kini PTPN VIII tidak mampu menarik kembali lahan yang diserobot. 

*Kenapa PTPN VIII dan Erick Thohir tidak berkutik?* Karena kekuatan besar di balik organisasi teroris FPI dengan pentolan Munarman yang mengakar ke mana-mana – termasuk BUMN yang dikuasai oleh kaum kadrun, khilafah dan teroris seperti di Krakatau Steel.

*Munarman adalah otak bisnis, terorisme, radikalisme dalam tubuh FPI, bersama Sobri Lubis* dan Haikal Hassan.

*Kini keterlibatannya makin kentara dalam tubuh ISIS. Afiliasi FPI dengan I'IS* juga terang benderang lewat pidato pentolan teroris FPI Muhammad Rizieq Shihab.

*Munarman sampai dia  tidak akan mampu diketahui keberadaannya.*

*Tidak seorang pun di Indonesia yang bisa mendeteksi keberadaannya.*

*Dia bisa jadi menggunakan berbagai lapisan alat komunikasi yang hanya dimiliki oleh pakar IT* berbasis big data. Seperti halnya Hanif Alatas yang terlibat dalam Cyber Terrorism.

*Selain memiliki dana besar, Munarman juga menguasai media besar Indonesia.* Juga dukungan kuat Cikeas, Cendana, Chaplin dan para koruptor dan proxy-nya yang ingin menghancurkan Indonesia.

*Gelimang uang FPI ini membuat Munarman dan FPI sulit dibabat, Sampai Jokowi menemukan* momentum yang dijalankan dengan sangat baik oleh TNI/Polri dan media sosial yang luar biasa.

*Jokowi tetap memahami kesulitan menghancurkan proxy pentolan I*IS-FPI: Munarman.*
(Penulis: Ninoy Karundeng).
Videos

Tags

Aoky Vera (11) 3 Denny Siregar (10) Ninoy N Karundeng (7) 1 Ade Armando (6) 2 Raja Bonar (4) Perangi Radikalisme (4) Analisis Politik (3) Politik (3) Rudi S Kamri (3) BUMN (2) Birgaldo Sinaga (2) Dugaan Rekayasa (2) Iyyas Subiakto (2) Jubir Teroris (2) Kejahatan Organisasi (2) Pembohongan Publik (2) Perangi Teroris (2) Surat Terbuka (2) Tingkah Laku (2) Ajaran Nabi (1) Akhmad Sahal (1) Aneh Bin Nyata (1) Aoki Vera - Live (1) Aroma Koruptor (1) Azab DKI (1) Balap Mobil (1) Banjir Jakarta (1) Benahi DKI (1) Biografi Ade Armando (1) Dikormersialisasi (1) Diluar Logika (1) Dosen Universitas (1) Dugaan Cina (1) Eko Kuntadhi (1) Fakta Sejarah (1) Fraksi Tv (1) Gratis Masuk Sekolah (1) Gubernur DKI (1) Hafal Alquran (1) Halal Dan Haram (1) Hutang Negara (1) Ideologi Negara (1) Instrospeksi Diri (1) Janji Politikus (1) Joko Widodo (1) Jubir FPI (1) Kadrun Berjatuhan (1) Kebobrokan Pejabat (1) Kebodohan Gubernur (1) Kebohongan Pejabat (1) Ken Setiawan (1) Maling Teriak Maling (1) Masalah Reklamasi (1) Melengserkan Jokowi (1) Membela Negara (1) Mobil Kalengkaleng (1) NKRI Harga Mati (1) Neo PKI (1) Nyai Dewi Tanjung (1) Orde Baru (1) Organisasi Bermasalah (1) Ormas Bermasalah (1) Pancasila (1) Pembongkar Kasus (1) Prilaku DPR RI (1) Proxy War (1) Raja Bonar (1) Rencana Menjatuhkan (1) Revisi UU KPK (1) Sejarah Kelam (1) Setia Kecurangan (1) Siapa Raja Bonar (1) Soal Banjir (1) Suara Rakyat (1) Terlalu Go3blog (1) Tidak Berlangsungkawa (1) Tirta (1) Tito Gatsu (1) Tolak Wisata Halal (1) Tunggangi Papua (1) Umat Islam (1) Vaksin (1) Wakil Rakyat (1) Wanita Jepang (1) Wisata Netral (1)